Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan

via sweetcannela.com



Bulan September ini Indonesia sedang melewati musim kemarau. Cuaca menjadi lebih panas dari biasanya, apalagi saat siang hari. Rasa dahaga melanda tenggorokan, pasti enak dong kalo minum yang dingin-dingin. Kalau es jeruk, es teh, ah sudah biasa. Bagamaina dengan horchata? Apa tuh?
Horchata adalah minuman yang berasal dari meksiko yang terbuat dari beras yang dicampur dengan kayu manis serta susu. Orang disana sudah biasa meminum ini sejak zaman dahulu dan diminum sehari-hari. Bahkan horchata berupa kemasan siap seduh sudah biasa ditemui disana. Yang penasaran bahan dan caranya yuk simak dibawah ini:

Bahan:

- 1 cangkir beras putih
      - 2 batang kayu manis utuh
      - Kayu manis bubuk secukupnya
      - 200 ml air matang
      - 800 ml susu segar yang sudah direbus/susu kemasan
      - 2 sendok teh perisa vanilla
      - 1 kaleng susu kental manis*
      - Es batu secukupnya

      *jika tidak ada bisa diganti gula pasir sesuai selera

Langkah-Langkah

1. Rebus beras putih dengan air dan kayu manis utuh sampai beras pecah (jangan terlalu lembek) kurang lebih 10 menit
2. Tuang rebusan ke dalam wadah, tunggu hingga dingin dan biarkan selama 4 jam
3. Haluskan dengan blender selama 1 menit, lalu saring
4. Tuang  ke dalam pitcher, campur dengan susu, perisa vanilla, dan susu kental manis. Aduk sampai larut
5. Masukkan es batu ke dalam gelas, tuangkan horchata, dan taburi dengan kayu manis bubuk 


Agua de horchata kita sudah jadi! Mudah sekali bukan caranya?

Oiya biar lebih nikmat, bisa dikasih kacang almond juga. Disajikan hangat-hangat juga boleh loh.






Timun dan zucchini? Hmm kalo timun sih pasti semua orang tahu. Timun tidak pernah absen dari panganan lalapan. Kalo zucchini alias sukini? Pasti beberapa dari kalian langsung teringat dengan masakan masakan khas eropa. Karena sebagian besar masakan eropa terdapat sayur ini.


Timun dan zucchini sekilas terlihat sama. Bentuknya bulat lonjong, kulitnya berwarna hijau tua, dan memiliki daging buah berwarna hijau muda pucat. Bingung kan?


Kali ini saya akan menjelaskan perbedaan antara timun dan zucchini.


1. Tekstur kulit timun agak bergelombang, namun ada juga yang halus. Zucchini memiliki tekstur kulit yang kering mirip terong

timun



zucchini

2. Rasa timun adalah segar dan sedikit pahit di ujungnya, baik dimakan langsung mentah-mentah. Zucchini rasanya manis dan sedikit pahit, biasanya diolah dahulu untuk mengonsumsinya.



3. Tanaman timun merambat di pagar atau tiang kayu, sedangkan zucchini membentuk semak kecil dan daunnya cenderung besar dibandingkan daun tanaman timun
tanaman timun
tanaman zucchini


4. Bunga timun dan zucchini sama-sama kuning. Bedanya kalau bunga timun tidak bisa dimakan, bunga zucchini biasa dimakan dan diolah jadi hidangan lezat

bunga timun
bunga zucchini




5. Setelah dimasak tekstur timun menjadi kecoklatan dan layu namun tetap renyah, sedangkan zucchini setelah dimasak menjadi kecoklatan dan layu namun lembek
timun setelah dimasak


zucchini setelah dimasak



6. Biji mentimun sempit, panjang, dan halus. Biji zucchini lebar dan pendek dengan punggung tengah


biji timun
biji zucchini






Nah setelah membaca perbedaan-perbedaan diatas, ternya timun dan zucchini berbeda sekali bukan?

Semoga tips dari saya bermanfaat dan menambah pengetahuan anda!