Tampilkan postingan dengan label asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asia. Tampilkan semua postingan

Hari ini saya mau berbagi resep membuat kulit martabak yang mudah dan praktis. Selain untuk kulit martabak, bisa juga untuk kulit sosis solo atau risoles. Bahannya mudah ditemui didapur, dan mudah sekali cara buatnya


   Bahan:

   3 sdm tepung terigu
   1 butir telur ayam
   Air secukupnya
   Garam secukupnya
   2 sdm margarin (dicairkan dulu di teflon yang sudah dipanaskan)
   2 sdm minyak goreng
   Cara:
1. Siapkan mangkuk, masukkan tepung, dan telur
2. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tepung dan telur tercampur sempurna
3. Bila masih kental, buat campuran sedikit cair dengan menuangkan air lagi (hati-hati jangan terlalu cair karena akan lengket di teflon saat dimasak)
Sori blur wakaka

4. Masukkan garam sesuai selera, margarin yang sudah dicairkan, dan minyak goreng
5. Panaskan teflon dengan api sedang, jika sudah panas tuang campuran sedikit lalu miringkan teflon sampai campuran membentuk bulat
6. Letakkan teflon kembali, tunggu hingga menjadi kulit dan bisa dilepas dari teflon
7. Lakukan hal yang sama hingga campuran habis




Kulit martabak sudah jadi dan siap dikreasikan menjadi masakan lainnya. Enak juga langsung dimakan atau ditambah keju dan sosis.

Kulit Martabak Homemade

by on Desember 20, 2017
Hari ini saya mau berbagi resep membuat kulit martabak yang mudah dan praktis. Selain untuk kulit martabak, bisa juga untuk kulit sosis...
via inforesepmasakansederhana.com

Siapa yang tak kenal bubur Sumsum? Panganan tradisional Indonesia ini digemari seluruh usia karena rasanya yang lembut nan lezat. Bubur yang lembut dipadu dengan gula merah yang manis bikin kita jadi nagih. Bubur sumsum dapat ditemui di pasar-pasar tradisional, acara hajatan, dan pedagang keliling di pagi hari. Bikinnya gampang banget lo! Yuk coba kita bikin sendiri di rumah
Bahan:
a. Bubur Sumsum
50 gr tepung beras
200 ml santan cair
2 lembar daun pandan
50 ml air matang
Garam secukupnya

b. Kinca/Saus Gula Merah
100 gr Gula Merah
Air Secukupnya
Garam Secukupnya
1 sdm tepung maizena

Langkah-Langkah
  1. Tuangkan santan ke dalam panci kecil, nyalakan kompor dengan api kecil
  2. Masukkan tepung beras, air, daun pandan, dan sedikit garam sambil diaduk-aduk hingga menggumpal dan berwarna mengkilap
  3. Letakkan bubur dalam mangkuk
  4. Panaskan panci kembali, masukkan gula merah yang sudah dipotong kecil, air, dan sedikit garam lalu aduk-aduk
  5. Campurkan tepung maizena dengan sedikit air lalu tuang ke dalam panci dan aduk hingga kinca agak kental
  6. Tuang kinca ke dalam mangkuk berisi bubur tadi
Hmm udah jadi nih bubur sumsumnya, mumpung masih anget yuk diserbu.Buat yang lagi sakit dan males makan bisa nih jadi pilihan






Timun dan zucchini? Hmm kalo timun sih pasti semua orang tahu. Timun tidak pernah absen dari panganan lalapan. Kalo zucchini alias sukini? Pasti beberapa dari kalian langsung teringat dengan masakan masakan khas eropa. Karena sebagian besar masakan eropa terdapat sayur ini.


Timun dan zucchini sekilas terlihat sama. Bentuknya bulat lonjong, kulitnya berwarna hijau tua, dan memiliki daging buah berwarna hijau muda pucat. Bingung kan?


Kali ini saya akan menjelaskan perbedaan antara timun dan zucchini.


1. Tekstur kulit timun agak bergelombang, namun ada juga yang halus. Zucchini memiliki tekstur kulit yang kering mirip terong

timun



zucchini

2. Rasa timun adalah segar dan sedikit pahit di ujungnya, baik dimakan langsung mentah-mentah. Zucchini rasanya manis dan sedikit pahit, biasanya diolah dahulu untuk mengonsumsinya.



3. Tanaman timun merambat di pagar atau tiang kayu, sedangkan zucchini membentuk semak kecil dan daunnya cenderung besar dibandingkan daun tanaman timun
tanaman timun
tanaman zucchini


4. Bunga timun dan zucchini sama-sama kuning. Bedanya kalau bunga timun tidak bisa dimakan, bunga zucchini biasa dimakan dan diolah jadi hidangan lezat

bunga timun
bunga zucchini




5. Setelah dimasak tekstur timun menjadi kecoklatan dan layu namun tetap renyah, sedangkan zucchini setelah dimasak menjadi kecoklatan dan layu namun lembek
timun setelah dimasak


zucchini setelah dimasak



6. Biji mentimun sempit, panjang, dan halus. Biji zucchini lebar dan pendek dengan punggung tengah


biji timun
biji zucchini






Nah setelah membaca perbedaan-perbedaan diatas, ternya timun dan zucchini berbeda sekali bukan?

Semoga tips dari saya bermanfaat dan menambah pengetahuan anda!